Putri Saddam Husein Berencana Terbitkan Memoar Saddam Husein
Baghdad (SI ONLINE) - Putri tertua Saddam Hussein, Raghad Saddam Hussein berencana akan menerbitkan sebuah buku harian yang merupakan tulisan asli dari Saddam Husein.
Meskipun begitu, Ragdad belum menemukan penerbit yang mau mencetak dan mendistribusikan memoar mantan Presiden Irak tersebut.
Haitham al-Harash, pengacara Ragdad mengatakan kliennya tengah bernegosiasi dengan sebuah penerbit untuk menerbitkan buku tersebut. Ragdad mensyaratkan hak dari penjualan buku tersebut masuk ke kantong keluarganya.
"Buku itu nantinya akan mengisahkan penggulingan Saddam oleh AS," papar Haitham membocorkan isi buku tersebut.
Sebelumnya, Oktober 2009 lalu, Kepala Badan Pertahanan Saddam, Khalil al-Dulaimi menulis sebuah buku berjudul 'Saddam Hussein dari Penjara AS... Inilah yang Terjadi'.
Dulaimi mengklaim buku tersebut merupakan memoar asli Saddam yang kemudian dibantah Ragdad.
Sementara itu, pihak Interpol, hingga kini mencari Ragdad atas tuduhan terorisme. Ragdad diburu interpol atas tuduhan pendanaan teroris dan skenario serangan terhadap pasukan koalisi. Menurut informasi terakhir, Raghad dan keluarganya hidup di bawah perlindungan keluarga kerajaan Yordania.
Red: Jaka
Sumber: alarabiya/rep
Meskipun begitu, Ragdad belum menemukan penerbit yang mau mencetak dan mendistribusikan memoar mantan Presiden Irak tersebut.
Haitham al-Harash, pengacara Ragdad mengatakan kliennya tengah bernegosiasi dengan sebuah penerbit untuk menerbitkan buku tersebut. Ragdad mensyaratkan hak dari penjualan buku tersebut masuk ke kantong keluarganya.
"Buku itu nantinya akan mengisahkan penggulingan Saddam oleh AS," papar Haitham membocorkan isi buku tersebut.
Sebelumnya, Oktober 2009 lalu, Kepala Badan Pertahanan Saddam, Khalil al-Dulaimi menulis sebuah buku berjudul 'Saddam Hussein dari Penjara AS... Inilah yang Terjadi'.
Dulaimi mengklaim buku tersebut merupakan memoar asli Saddam yang kemudian dibantah Ragdad.
Sementara itu, pihak Interpol, hingga kini mencari Ragdad atas tuduhan terorisme. Ragdad diburu interpol atas tuduhan pendanaan teroris dan skenario serangan terhadap pasukan koalisi. Menurut informasi terakhir, Raghad dan keluarganya hidup di bawah perlindungan keluarga kerajaan Yordania.
Red: Jaka
Sumber: alarabiya/rep
Comments (1)
-
|2011-10-17 20:03:30 Babah Liem - Aneh
Sungguh aneh interpol itu. Negara berdaulat Irak diserang dengan alasan yg mengada-ada dan semena-mena serta dikeroyok oleh banyak negara pimpinan teroris amrik setan di bawah kendali iblis yahudi. Eh, keluarga penguasa yg sah melakukan perlawanan dibilang mendanai teroris. Anehnya, pasukan koalisi yg membantai jutaan rakyat Irak yg tak berdosa malah tdk dicap teroris! Bener2 keblinger!
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...