Muslimah India Tuntut Penutupan Toko Anggur
Rajasthan (SI ONLINE) - Puluhan Muslimah India turun ke jalan-jalan di kota Jaipur menuntut penutupan toko-toko angur dan melarang penjualan minuman keras.
Para muslimah tersebut berafiliasi dengan organisasi Jamaat-e-Islami Hind dan Organisasi Perempuan Islam (Girls Islamic Organisation) di Rajasthan turun ke jalan untuk mendukung kampanye berkelanjutan dari Mahila Jagruti Manch untuk penutupan toko-toko anggur di Jaipur.
“Kami datang untuk memperluas dukungan kami untuk para wanita Mahila Jagruti Manch yang menuntut penutupan toko minuman keras,” kata Ishrat Hayat dari sayap perempuan Jamaat Islami.
"Anggur atau minuman beralkohol dilarang dalam Islam. Kami tidak ingin penutupan toko-toko miras di Jaipur saja, tetapi semua toko di Rajasthan, dan kami akan melanjutkan kampanye kami sampai ada larangan lengkap tentang minuman keras. Anggur menghancurkan keluarga dan korban utamanya adalah wanita dan anak-anak,” tambahnya.
Er Mohammad Salim, Sekretaris Nasional Jamaat Islami, menyebut maraknya minuman keras sebagai tragedi.
“Jamaat Islami selalu menuntut larangan lengkap tentang anggur di negara bagian dan kami menegaskan kembali permintaan kami,” tegasnya.
Red: Jaka
Sumber: irna/ddhk
Last Updated (Monday, 17 October 2011 06:57)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...