Israel Akan Umumkan Nama-nama Tahanan Palestina Yang Akan Dibebaskan
Tel Aviv (SI ONLINE) - Pemerintah Israel berencana akan mengumumkan nama-nama tahanan Palestina yang akan dibebaskan pada Minggu (16/10/2011) sebagai bagian kesepakatan pertukaran Gilad Shalit yang ditawan Hamas.
Dikabarkan bahwa pada Sabtu malam (15/10/2011), file nama-nama tahanan Palestina yang akan dibebaskan sudah dikirim ke kediaman Presiden Simon Peres untuk mendapatkan persetujuan sampai hasil banding terhadap kesepakatan pertukaran itu diputuskan.
Proses pembebasan tahanan-tahanan tersebut nantinya akan mensyaratkan masing-masing tahanan menerima pengampunan pribadi dimana Peres akan meninjau setiap kasus.
Sebelumnya Peres berjanji tak akan memblokir kesepakatan pertukaran tahanan itu dan akan menandatangani semua dokumen yang diperlukan untuk pengampunan tersebut.
Namun, para penentang pertukaran tahanan mengajukan mosi banding ke pengadilan tinggi. Kemarin, puluhan orang berdemonstrasi di luar kediaman presiden di Yerusalem atas rencana pengampunan terhadap para tahanan Palestina.
Dari kesepatakan yang dicapai oleh Hamas dan pemerintah Israel yang diumumkan Selasa lalu, Israel akan membebaskan 1.027 tahanan Palestina untuk menukarnya dengan Shalit.
Gilad Shalit ditahan di Jalur Gaza sejak ditangkap oleh gerilyawan Palestina dalam serangan lintas-perbatasan pada tanggal 25 Juni 2006 silam.
Diharapkan hari Selasa (18/10/2011), para tahanan secara resmi akan diberi tahu mengenai pembebasan mereka dan mulai menjalani pemeriksaan medis.
Red: Jaka
Sumber: sklnws
Dikabarkan bahwa pada Sabtu malam (15/10/2011), file nama-nama tahanan Palestina yang akan dibebaskan sudah dikirim ke kediaman Presiden Simon Peres untuk mendapatkan persetujuan sampai hasil banding terhadap kesepakatan pertukaran itu diputuskan.
Proses pembebasan tahanan-tahanan tersebut nantinya akan mensyaratkan masing-masing tahanan menerima pengampunan pribadi dimana Peres akan meninjau setiap kasus.
Sebelumnya Peres berjanji tak akan memblokir kesepakatan pertukaran tahanan itu dan akan menandatangani semua dokumen yang diperlukan untuk pengampunan tersebut.
Namun, para penentang pertukaran tahanan mengajukan mosi banding ke pengadilan tinggi. Kemarin, puluhan orang berdemonstrasi di luar kediaman presiden di Yerusalem atas rencana pengampunan terhadap para tahanan Palestina.
Dari kesepatakan yang dicapai oleh Hamas dan pemerintah Israel yang diumumkan Selasa lalu, Israel akan membebaskan 1.027 tahanan Palestina untuk menukarnya dengan Shalit.
Gilad Shalit ditahan di Jalur Gaza sejak ditangkap oleh gerilyawan Palestina dalam serangan lintas-perbatasan pada tanggal 25 Juni 2006 silam.
Diharapkan hari Selasa (18/10/2011), para tahanan secara resmi akan diberi tahu mengenai pembebasan mereka dan mulai menjalani pemeriksaan medis.
Red: Jaka
Sumber: sklnws











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...