Breivik, Teroris Anti Islam Klaim Ada 80 Sel Anti Islam di Eropa
Oslo (SI ONLINE) -Â Anders Behring Breivik, teroris anti Islam mengklaim bahwa terdapat sedikitnya 80 sel militan anti-Islam di Eropa yang juga berencana menghentikan "invasi Islam di Eropa"
Investigator Norwegia paga Kamis (13/10/2011) menyebutkan bahwa Breivik, yang telah mengaku melakukan serangan bom dan penembakan yang menewaskan 77 orang di Norwegia pada bulan Juli lalu mengklaim ada sekitar 80 sel militan anti-Islam di Eropa seperti dirinya.
Sebelumnya, Polisi Norwegia telah menyebutkan bahwa Breivik mengaku ada dua atau tiga sel militan anti Islam di Norwegia, selain dari dirinya sendiri, dan di beberapa tempat lain di Eropa yang berbagi rencana untuk menghentikan apa yang mereka lihat sebagai sebuah invasi Islam di Eropa.
"Ada tiga sel di Norwegia dan 80 di Eropa," kata jaksa Christian Hatlo, menambahkan bahwa Breivik telah membuat pernyatan itu sejak lama setelah penangkapannya pada 22 Juli lalu. Namun Hatlo mengaku belum menemukan satu pun dari mereka.
Dia mengatakan polisi telah sengaja mengecilkan pernyataan Breivik yang menyebutkan ada 80 sel seperti dirinya dalam rangka untuk menghindari kepanikan di seluruh benua Eropa pada saat itu.
Hatlo mengatakan polisi Norwegia telah meminta pihak berwenang di 20 negara untuk menginterogasi 35 orang non-Norwegia sehubungan dengan pembunuhan 22 Juli di Norwegia.
Sementara itu, Juru bicara polisi Roar Hansen mengatakan, "jumlah sekarang saya miliki adalah antara 60 dan 80 sel. tapi saya tidak berpikir mereka (investigator) percaya apa yang dikatakan Breivik mengenai hal ini."
Red: Jaka
Sumber: telegraph/em
Investigator Norwegia paga Kamis (13/10/2011) menyebutkan bahwa Breivik, yang telah mengaku melakukan serangan bom dan penembakan yang menewaskan 77 orang di Norwegia pada bulan Juli lalu mengklaim ada sekitar 80 sel militan anti-Islam di Eropa seperti dirinya.
Sebelumnya, Polisi Norwegia telah menyebutkan bahwa Breivik mengaku ada dua atau tiga sel militan anti Islam di Norwegia, selain dari dirinya sendiri, dan di beberapa tempat lain di Eropa yang berbagi rencana untuk menghentikan apa yang mereka lihat sebagai sebuah invasi Islam di Eropa.
"Ada tiga sel di Norwegia dan 80 di Eropa," kata jaksa Christian Hatlo, menambahkan bahwa Breivik telah membuat pernyatan itu sejak lama setelah penangkapannya pada 22 Juli lalu. Namun Hatlo mengaku belum menemukan satu pun dari mereka.
Dia mengatakan polisi telah sengaja mengecilkan pernyataan Breivik yang menyebutkan ada 80 sel seperti dirinya dalam rangka untuk menghindari kepanikan di seluruh benua Eropa pada saat itu.
Hatlo mengatakan polisi Norwegia telah meminta pihak berwenang di 20 negara untuk menginterogasi 35 orang non-Norwegia sehubungan dengan pembunuhan 22 Juli di Norwegia.
Sementara itu, Juru bicara polisi Roar Hansen mengatakan, "jumlah sekarang saya miliki adalah antara 60 dan 80 sel. tapi saya tidak berpikir mereka (investigator) percaya apa yang dikatakan Breivik mengenai hal ini."
Red: Jaka
Sumber: telegraph/em











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...