Pemerintah Kota Derby Izinkan Pendirian Sekolah Muslim
Derby (SI ONLINE) - Pemerintah kota Derby, Inggris mengabulkan permohonan An-Noor institute yang berniat membangun dua buah sekolah Muslim.
An-Noor Institute berencana mendirikan sekolah dasar dan menengah Muslim di kota Derby. Meskipun belum merupakan keputusan akhir, namun anggota An-Noor Institute menyambut gembira kabar tersebut.
Departemen Pendidikan telah mencatat kedua sekolah yang akan segera dibangun itu di antara 79 sekolah lain yang telah mendapat izin untuk membuka pendaftaran siswa mulai September 2012 mendatang.
Ziad Amjad, proyek organizer untuk An-Noor Institute, mengatakan, berita itu berarti pemerintah yakin dengan “visi” kelompok. Selain itu, perjanjian pendanaan sudah ditandatangani oleh Sekretaris Negara untuk urusan Pendidikan, Michael Gove, yang dibutuhkan sebelum sekolah bisa beroperasi.
An-Noor Institute juga harus menemukan sebuah lokasi untuk mendirikan sekolah tersebut, setelah pemerintah menyarankan lahan yang ada sekarang di Normanton terlalu kecil. Alternatif sudah ditemukan, termasuk Pride Park dan bekas lokasi Normanton Technical College.
“Kami menerima 200 telefon dari anggota komunitas yang menyampaikan ucapan selamat kepada kami. “Sekarang salah satu tantangan terbesar kami adalah menemukan lokasi ideal,” kata Amjad.
Sementara itu, Direktur An-Noor, Shahban Rehmat, mengatakan yakin usulannya berhasil karena sekolahnya akan “berusaha mencampurkan nilai-nilai Islam dengan nilai-nilai Barat”.
Red: Jaka
Sumber: derbytelegraph/thisisderbyshire/ddhk
An-Noor Institute berencana mendirikan sekolah dasar dan menengah Muslim di kota Derby. Meskipun belum merupakan keputusan akhir, namun anggota An-Noor Institute menyambut gembira kabar tersebut.
Departemen Pendidikan telah mencatat kedua sekolah yang akan segera dibangun itu di antara 79 sekolah lain yang telah mendapat izin untuk membuka pendaftaran siswa mulai September 2012 mendatang.
Ziad Amjad, proyek organizer untuk An-Noor Institute, mengatakan, berita itu berarti pemerintah yakin dengan “visi” kelompok. Selain itu, perjanjian pendanaan sudah ditandatangani oleh Sekretaris Negara untuk urusan Pendidikan, Michael Gove, yang dibutuhkan sebelum sekolah bisa beroperasi.
An-Noor Institute juga harus menemukan sebuah lokasi untuk mendirikan sekolah tersebut, setelah pemerintah menyarankan lahan yang ada sekarang di Normanton terlalu kecil. Alternatif sudah ditemukan, termasuk Pride Park dan bekas lokasi Normanton Technical College.
“Kami menerima 200 telefon dari anggota komunitas yang menyampaikan ucapan selamat kepada kami. “Sekarang salah satu tantangan terbesar kami adalah menemukan lokasi ideal,” kata Amjad.
Sementara itu, Direktur An-Noor, Shahban Rehmat, mengatakan yakin usulannya berhasil karena sekolahnya akan “berusaha mencampurkan nilai-nilai Islam dengan nilai-nilai Barat”.
Red: Jaka
Sumber: derbytelegraph/thisisderbyshire/ddhk











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...