Obama Undang Pemberontak Libya Buka Perwakilan di AS
Benghazi (SI ONLINE) - Presiden Barack Obama telah mengundang para pemberontak Libya dari Dewan Transisi Nasional untuk membuka kantor mereka di Washington.
Hal ini disampaikan Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Jeffrey Feltman, dalam konferensi pers di kota Benghazi, Selasa (24/5/2011) beberapa jam setelah NATO melancarkan pemboman yang paling intens terhadap kubu Muamar Khadafi di Tripoli.
"Saya telah mengundang secara resmi perwakilan Libia untuk membuka gedung perwakilan di sini. undangan ini merupakan langkah penting dan kami sangat senang karena mereka menerima undangan ini," kata Jeffrey.
Feltman menegaskan bahwa AS meminta pemimpin Libya Muammar Khadafi harus mundur. Namun AS tidak akan memberikan pengakuan penuh kepada pemberontak. Feltman berada di Benghazi dalam rangka kunjungan tiga hari untuk mengadakan pembicaraan dengan pemimpin pemberontak Libya.
Feltman juga mengumumkan bahwa AS telah memberi oposisi Libya itu bantuan senilai 53,5 juta dolar, yang mencakup bantuan untuk kebutuhan kemanusiaan, dan juga 25 juta dolar bantuan logistik militer.
Sebelumnya, pemberontak Libya bertemu dengan Penasihat Keamanan Gedung Putih, Tom Donilon untuk membicarakan situasi keamanan terakhir di Libia. AS kemudian merespon dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk membuka perwakilan di AS.
Red: Jaka
Sumber: bbc/aljazeera
Last Updated (Wednesday, 25 May 2011 14:19)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...