Peringatan ‘An-Nakhba’, Israel Serang Warga Palestina
Ramallah (SI ONLINE) - Serangan terjadi bersamaan dengan peringatan “hari bencana” antara polisi negara Israel dengan demonstran warga Palestina. Polisi dan tentara Israel menahan seorang warga Palestina dalam aksi protes di Qalandiya, antara Ramallah dan Yerusalem (15/5/2011).
Bentrokan terjadi di tiga perbatasan Israel. Sedikitnya 10 orang meninggal dan 250 orang lainnya luka-luka. Di perbatasan Israel-Lebanon 5 orang meninggal dan 50 orang terluka ketika tentara Israel dengan demonstran yang berusaha masuk wilayah Israel
Di perbatasan Israel-Suriah, demonstran juga berusaha mendobrak pagar perbatasan menuju Dataran tinggi Golan yang dikuasai Israel. Kata pejabat Suriah dan saksi mata, tentara Israel menewaskan empat orang dan melukai sedikitnya 45 lainnya.
Bentrokan juga terjadi diperbatasan Gaza, dimana menurut pejabat Palestina, sedikitnya 60 orang cedera, sementara di luar kota Jerusalem, bentrokan antara warga Palestina dan tentara Israel melukai lebih dari 100 orang.
Aksi protes Palestina itu diadakan untuk memperingati apa yang mereka sebut “hari bencana”, ketika negara Israel didirikan tahun 1948, dan ratusan ribu keluarga Palestina diusir dari negara Yahudi itu.
Lebih dari 700.000 warga Palestina terpaksa meninggalkan kampung halaman mereka atau melarikan diri ketika negara Israel didirikan 63 tahun yang lalu.
Sebelumnya, warga Palestina juga bentrok dengan polisi Israel di Yerusalem timur dalam acara pemakaman seorang remaja Arab yang tewas dalam demonstrasi menentang Nakhba atau “malapetaka” pembentukan Israel tahun 1948. Saksi mata mengatakan, warga Palestina melemparkan batu-batu dan polisi menanggapi dengan tembakan gas air mata dan peluru karet.
Sanak saudara remaja Palestina itu mengatakan dia ditembak oleh seorang pemukim Yahudi dalam aksi protes hari Jumat dan meninggal hari Sabtu. Namun, polisi Israel mengatakan, tidak jelas siapa penembaknya.
Mengikuti contoh Revolusi Mesir, demonstrasi Palestina diorganisir lewat Facebook. Mereka menyerukan demonstrasi tiga hari, yang mencapai titik puncaknya dengan demonstrasi besar-besaran pada hari Minggu, 15 Mei, yang merupakan hari peringatan Naqba.
Analis Palestina Mohammed Dajani mengatakan Naqba adalah hari peringatan penting, karena ketika Israel menjadi negara, warga Palestina kehilangan wilayah mereka. “Mereka ingin memperingati Naqba, sehingga akan terus ada dalam ingatan dan mendukung hak bangsa Palestina untuk mendirikan negara Palestina,” ujarnya.
Khawatir demonstrasi berubah menjadi kekerasan, pasukan keamanan Israel bersiap siaga. Menteri Keamanan Publik Israel Yitzhak Aharonovitch mengatakan polisi dan tentara diperintahkan menahan diri semaksimal mungkin untuk mencegah peningkatan kekerasan.
Ia mengatakan kepada wartawan, “Kami menahan diri”. Aharonovitch mengatakan pasukan keamanan akan mencegah semua upaya warga Palestina untuk menganggu keamanan atau memblokir jalan-jalan, tetapi ia berharap demonstrasi berjalan tenang.
Hari Jumat, ribuan warga Arab di Yordania dan Mesir berdemonstrasi untuk mendukung warga Palestina. Kerusuhan terjadi ketika utusan Amerika untuk Timur Tengah George Mitchell mengumumkan pengunduran dirinya, mengakhiri upaya lebih dari dua tahun yang gagal untuk menghidupkan lagi perundingan damai Israel dan Palestina.
Dikhawatirkan dengan tidak adanya proses perdamaian, akan terjadi kekerasan baru. Perundingan antara kedua pihak telah macet selama beberapa bulan. Hari Sabtu, PM Israel Benjamin Netanyahu berbicara melalui telepon dengan Mitchell dan mengungkapkan penyesalan atas pengundurannya itu. Pernyataan dari kantor Netanyahu mengatakan dia juga mempersalahkan Palestina atas ambruknya pembicaraan perdamaian yang diatur Mitchell.
Rep: M Syah Agusdin
Sumber: voan
-
|2011-09-29 11:13:17 doni - palestina
allahuakbar... Allahuakbar....
Allah telah menerangkan bahwa Israel lah yg menguasai dunia..
Sekarang adalah tanda-tanda kiamat...
Kita agama islam apa yang dilakukan israel salah tetapi mata dunia bisa meyakinkan bahwa israel memang benar.
Apalagi negara Indonesia yg dipimpin oleh Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Itu Antek2 ISRAEL yg bersembunyi dari senyuman Anjingnya... agama islam maki n terpuruk. SBY adalah IBLIS yang terpedaya Oleh kekuasaan yang tdk ingat denga kematian.
Mengapa aku mengatakan demikian karena aku adalah warga Indonesia
Last Updated (Wednesday, 18 May 2011 06:01)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...