Bush Tolak Undangan Obama ke Ground Zero
Washington (SI ONLINE) - Mantan Presiden AS, George W. Bush menolak undangan Barack Obama untuk bergabung dengannya dalam acara mengenang korban tewas pada kejadian serangan 11/9 yang akan diadakan Kamis besok (5/5/2011) di Ground Zero, New York.
Obama dijadwalkan mengunjungi Ground Zero, tempat yang dulunya adalah World Trade Center (WTC) untuk berkumpul dengan keluarga korban peristiwa serangan 11/9 dan merayakan keberhasilan AS menewaskan Osama bin Laden.
Seorang pejabat Gedung Putih mengkonfirmasi ketidakhadiran Bush. "Bush diundang, tapi dia tidak bisa datang, yang tentu saja kami pahami," ujar pejabat tersebut.
Juru bicara Bush, David Sherzer mengatakan, "mantan presiden Bush takkan hadir pada Kamis nanti. Ia menghargai undangan tersebut, tapi telah memilih setelah masa jabatannya untuk menjauh dari tempat itu."
Sherzer menegaskan, meskipun Bush tidak hadir di Ground Zero, namun ia terus merayakan kemenangan penting perang melawan teror ini bersama seluruh rakyat Amerika, di mana pun mereka berada. Sebelumnya, Bush telah mengucapkan selamat kepada Obama atas keberhasilannya membungkam Osama.
Sebelumnya, Obama menelepon Bush pada Minggu (1/5/2011) malam waktu AS untuk memberitahukan keberhasilannya memburu Osama.
"Presiden Obama menelpon saya untuk memberitahu bahwa tentara Amerika telah membunuh Osama bin Laden, pemimpin jaringan al-Qaeda yang menyerang AS pada 11 September 2011. Saya mengucapkan selamat kepadanya, dan kepada seluruh komunitas intelijen dan militer kita yang mempertaruhkan nyawa demi misi ini. Mereka berhak menerima rasa terima kasih kita," ujar Sherzer menirukan ucapan Bush.
Red: Jaka
Sumber: reuters/AP











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...