Wanita dan Anak-anak Jadi Korban Serangan Israel ke Gaza
Gaza (SI ONLINE) - Tentara Zionis Israel kembali menggempur jalur Gaza, Senin larut malam (21/3/2011). Jet tempur Israel melancarkan sedikitnya lima serangan udara ke kota Khanyunis, selatan Gaza, menyerang perumahan warga dan satu masjid. Sampai saat ini terdapat 18 korban jiwa, tujuh diantaranya anak-anak dibawah umur dan enam lainnya wanita.
Pesawat tempur Israel menembakkan sejumlah roketnya ke arah masjid Ibadurrahman di timur Khanyunis dan satu rumah milik keluarga Al-Najar. Sebelumnya, pesawat tempur Zionis melesakkan satu rudal ke tengah kota dan jatuh di jalan Jalal, pusat kota yang penuh dengan penduduk.
Pesawat tempur Zionis jenis F16 juga menggempur pangkalan As-Syahid Abdul Aziz Al-Rantisi di wilayah Al-Tawam, utara Gaza hingga hancur dan terdapat beberapa korban jiwa.
Sejumlah saksi mengatakan, salah satu target serangan tersebut adalah sebuah pos polisi yang dikuasai oleh Hamas. Selain itu juga sebuah pusat pelatihan militer yang dikuasai oleh Brigade Ezzedine al-Qassam, yang sebelumnya sempat menawarkan penghentian serangan lintas perbatasan Israel, jika Israel bersedia menghentikan serangan di Gaza.
Tak lama setelah tawaran Brigade Ezzedine al-Qassam itu, beberapa pesawat tempur Israel menyerang Jalur Gaza, sehingga melukai seorang pria, kata beberapa warga lokal dan petugas medis.
Sementara itu, Brigade Izzudin Al-Qossam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas menyatakan, Zionis akan membayar mahal, jika terus melanjutkan agresinya pada rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Red: Jaka
Sumber: PIC
Comments (4)
-
|2011-03-22 14:27:12 Moslem - pbb IMPOTEN!
Ayo pbb, berani gak ngeluarin zona larangan terbang utk israel, negara yahudi keparat itu? paling juga gak berani! dasar antek yahudi n penjajah barat! bubarin aja tuh pbb! Gak ada gunanya buat dunia Islam! Mestinya seluruh negara Islam sepakat rame2 keluar dari pbb!
-
|2011-03-22 20:20:54 hamzah - islam harus bersatu
Untuk Moslem PBB Impoten. Persoalan utamanya adalah umat Islam tidak bisa bersatu. Sebagian dari mereka lebih suka menjadi budak kafir menentang saudaranya sendiri. Selama kedaan itu masih berlangsung, maka selama itu pula umat Islam akan terus menjadi bulan-bulanan pihak kafir. Jika umat Islam bisa bersatu, jangankan PBB, dunia pun takut akan kedahsyatan umat Islam. Ini bukan pernyataan menghibur diri, tetapi sejarah sudah membuktikan. Coba Lihat di timur tengah, bangsa Arab yang mayoritas Islam tidak bisa bersatu, malah saling serang dan saling curiga serta bermusuhan. Bangsa Arab hanya menonton saja saurdaranya diserang, dibantai, wanitanya diperkosa, anak-anaknya dibunuh dan tindakan kejam lainnnya, sebagaimana bisa disaksikan dunia dalam tragedi Irak, Afghanistan, Palestina dan sekarang Libya. Justru mereka memberi restu saudaranya diserang pihak kafir.Tidak ada lagi ghirah saudaranya dizholimi.Mereka sepertinya tidak lagi punya lagi harga diri bangsa dan harga diri agama. Tida...
-
|2011-03-22 22:03:35 wilda - pbb tidak netral
selama ini pbb tidak pernah bersikap netral karena sejak berdirinya pbb hanya alat kepentingan as dan sekutunya. pbb dijadikan wahana untuk melegalkan hegemoni as dan sekutunya untuk menguasai dunia jika yang dilakukan suatu negara sesuai dengan kepentingan as dan kawan kawan pbb bungkam seribu bahasa demikian juga jika negara itu adalah sekutu as. namun jika yang berbuat adalah negara yang bukan sekutu a yg tidak sejalan dengan kepentingan as maka pbb akan segera bertindak dan menghukumnya dengan keras
-
|2011-03-23 10:49:32 Muslim - pbb=perserikatan bangsa barat!
pbb itu singkatan perserikatan bangsa barat. jadi mrk hanya menguntungkan buat barat saja. buat negara2 di dunia ketiga, mrk gak bakalan mbelain. sekjen yg berasal dari negara2 di dunia ketiga adalah boneka2 mrk. contohnya si kopi lanang. org mesir ini beragama kristen! jadi gak bakalan dia mbelain dunia Islam! anehnya negara2 Islam yg jadi anggota pbb masih saja mau dikibulin sama barat. kapan ya, mrk sadar lalu rame2 keluar dari pbb? biar pbbnya berubah menjadi perserikatan bangsa bangsat!
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...