Ariel Sharon Diazab Sebelum Mati
Menderita sebelum malaikat maut menjemput. Hal itu kini dirsakan oleh seorang musuh Islam kelas kakap, mantan perdana menteri Israel Ariel Sharon. Setelah dikabarkan pulang dari rumah sakit dan tergeletak dalam keadaan koma selama hampir lima tahun, penjagal umat Islam dibawa kembali ke rumah sakit, Sabtu (13/11) larut malam. Demikian isi laporan salah satu stasiun radion di negeri itu.
Sharon dibawa kembali ke rumah sakit setelah dibawa pulang ke rumahnya di Sycamore Farm, Israel selatan, untuk masa percobaan selama 48 jam untuk dilihat apakah ia dapat dirawat di rumah untuk selanjutnya.
Sharon yang saat ini usianya memasuki 82 tahun dirawat di Hospital Syaiba tak jauh dari kota Tel Aviv. Ia diberitarkan terbaring dalam keadaan kedua mata terus terbuka, para perawat yang menjaganya kemudian menempatkan Sharon di depan televisi yang menayangkan film-film pemandangan alam, aneka hewan, terutama ternak sapi. Salah satu dari anggota keluarganya kerap membacakan surat kabar harian disampingnya dan mengabarkan perkembangan ternak sapi yang ia miliki di daerah Selatan Israel. Disamping itu ia juga dibacakan beberapa buku dan diperdengarkan musik-musik klasik.
Diceritakan pula, oleh seorang laki-laki khusus yang ditugaskan mencukur jenggotnya, Sharon sering meminta dicukur janggutnya dengan isyarat menggerak-gerakkan jari. Dokter-dokter yang merawat Sharon memberikan keterangan, kesehatan Sharon dengan keadaannya yang terbaring di atas ranjang rumah sakit bertahun-tahun, kemungkinan besar dirinya masih hidup karana denyut jantung dan tekanan darahnya hingga kini masih berjalan normal. Sama seperti keadaan awal kali pertama dirinya masuk rumah sakit pada lima tahun lalu.
Ketika ditanya lebih lanjut sampai kapan keadaan Sharon akan terus menerus seperti ini, Solomo Segev, dokter senior yang merawatnya mengatakan, "Kalau dikaji dari usia rata-rata di keluarga Sharon, ibu dan neneknya mati di atas usia 90 tahun". Solomo pun kemudian memperkirakan Sharon akan tetap dengan keadaannya seperti ini hingga lewat usianya di atas 90 tahun. Artinya, azab Allah di dunia kepada penjagal umat Islam ini masih lama.
Pada 4 Januari 2006, perdana menteri Israel itu menderita stroke berat dan mengalami koma. Ia tak pernah sadarkan diri, sehingga menimbulkan kevakuman politik.
Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Israel dari 7 Maret 2001 hingga 14 April 2006. Kekuasaannya sebagai perdana menteri kemudian digantikan oleh Perdana Menteri (sementara) Ehud Olmert karena ia terkena serangan stroke pada Januari 2006.
Sharon yang lahir 27 Februari 1928 juga pernah menjadi pemimpin Likud, partai terbesar dalam koalisi pemerintah di parlemen Israel, Knesset. Ia mengundurkan diri dari partai tersebut pada 21 November 2005, dan mendirikan partai baru yang bernama Kadima.
Selama tiga puluh tahun Sharon berdinas sebagai anggota Angkatan Bersenjata Israel. Pangkat tertingginya adalah Mayor Jenderal. Ia menjadi terkenal di Israel karena keterlibatannya dalam Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan Perang Yom Kippur pada tahun 1973.
Ariel Sharon juga bertanggung jawab atas tragedi pembantaian Qibya pada 13 Oktober 1953. Saat itu 96 orang Palestina tewas oleh Unit 101, yang dipimpinnya, dan pembantaian Sabra dan Shatila di Lebanon pada 1982. Antara 3.000 dan 3.500 orang terbunuh dalam peristiwa itu, sehingga ia dijuluki sebagai "Tukang Jagal dari Beirut". (Ant/AFP/shodiq ramadhan)
Comments (10)
-
|2010-11-14 20:23:52 pejuang kebenaran
sipp
rasakanlah siksa dunia
biar nanti di akhirat, ente nggak kaget lagi dengan siksa akherat yg sebenarnya
-
|2010-11-15 03:20:11 Bejo - Gak usah jauh2, di Indonesia juga ada
Gak usah jauh2, di negara kita juga ada, kok. Yaitu Moerdani yang membantai umat Islam di negeri ini pra Densus 88! Begitu pensiun, mau kemana aja selalu pindah2 mobil alias parno, dibayangi ketakutan dibunuh oleh 'musuh'2nya. Begitu juga saat usia tuanya, digerogoti stroke dan bermacam penyakit lainnya sampai dud! Berapa tahun, tuh?
-
|2010-11-15 19:00:54 langlinglung
ngeri..
hidup tak mampu..
matipun di tangguhkan..
azab yang menyedihkan..
-
|2010-11-16 14:11:03 otoy
insya ALLAH, semua para musuh2 ISLAM akan mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai
dengan perbuatan nya di dunia, amiin.
-
|2010-11-16 19:38:08 Bejo - Mirza Ghulam Ahmad n Kemal Attaturk
Pendiri Ahmadiah Mirza Ghulam Ahmad bertahun-tahun habis makan langsung beol sampai badannya seperti Gatotkaca (otot kawat balung wesi alias kulit pembalut tulang). Dan matinya pun di WC!
Mustafa Kemal Atatürk, pendiri Turki Modern adalah anak seorang pelacur yang bapaknya tentara yahudi di Turki.Masa akhir khayatnya, bertahun-tahun tubuhnya kepanasan luar biasa. Segala cara ditempuh sampai dibawa kapal ke tengah laut tetap tidak berhasil mendinginkan kepanasannya. Konon saat mau dikubur tanah Turki menolak jasadnya. Gak tahu kenapa akhirnya dia bisa dikubur di sana. Yg jelas hal ini dirahasiakan selama militer berkuasa di Turki. Yg berusaha membongkarnya didor! Toh akhirnya terbongkar juga.
Naudzubillah mindzalik! Begitulah azab Allah untuk musuh2 Islam!
-
Semoga ramai lagi rekan Sharon seperti George Bush, Blair dan lain-lain lagi yang bersekongkol dgn Amerika yang menyerang Iraq juga akan menerima azab seperti yang dialami oleh sheron. Termasuklah juga pemimpin-arab yang menjadi antek-antek Amerika
Mohamad Isa Bin Abdulwahab---MALAYSIA
-
|2010-12-02 11:32:06 Bejo - Fahd n Hosni Mubarak sdh remuk!
pemimpin2 arab yg jadi antek yahudi n amrik spt raja fahd (saudi) n hosni mubarak (mesir) sdh memble! Negara saudi yg rakyatnya membiarkan pemimpinnya berkianat thd Islam juga berperilaku spt majikannya yahudi n amrik, yaitu menyiksa tkw. Kalau mrk benar2 muslim, gak mungkin menyiksa org lain, dah.
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...