AS, Negara Dengan Jumlah Utang Terbesar
Radio Rusia selasa, (9/11/2010) dalam laporannya menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan utang terbanyak. Utang itu katanya, semakin hari semakin menggunung.
Masih menurut sumber yang sama, kondisi perekonomian di AS yang tidak menentu dan krisis yang tak berkesudahan mengisyaratkan bahwa proses kian membengkaknya utang negara super power itu bakal terus berlanjut.Beberapa waktu lalu, Departemen Keuangan AS juga menyatakan, sejak Barack Obama memasuki Gedung Putih dua tahun lalu, jumlah utang pemerintah bertambah 3 triliun USD. Diperkirakan, ketika Obama merampungkan masa tugasnya tahun 2012 nanti, utang AS akan ketambahan lebih dari lima triliun USD. Padahal, George W Bush selama delapan tahun masa jabatannya sebagai Presiden hanya membebankan 4 triliun USD lebih besar pada utang AS.
Laporan Departemen Keuangan AS menyebutkan, utang yang ditanggung pemerintah AS saat ini sudah melampaui angka 13 triliun USD. Di akhir masa kepresidenan Obama tahun 2012, utang ini akan meningkat menjadi 16 triliun. Jumlah sebesar itu lebih tinggi seratus persen dibanding total produksi nasional bruto AS. November tahun lalu, data resmi departemen Keuangan menunjukkan bahwa utang pemerintah AS saat itu sudah melampaui angka 12 triliun dolar.
Membengkaknya beban utang pemerintah AS menunjukkan defisit anggaran negara yang juga melambung tinggi. Defisit raksasa itu menurut para pengamat disebabkan oleh kebijakan pemerintah Obama dalam dua tahun ini yang berusaha mengatasi krisis ekonomi dengan menyuntikkan dana ke lembaga-lembaga finansial. Salah satu kebijakan yang dijalankan tak lama setelah Obama masuk ke Gedung Putih adalah paket stimulus yang jumlahnya ratusan miliar dolar. Padahal, bulan September 2008 beban utang pemerintah AS sudah melebihi angka 10 triliun dolar.
Siapakah yang paling bertanggung jawab atas kondisi ini? Obama dalam kampanye perebutan kursi kepresidenan menyebut Bush dan pemerintahannya sebagai biang kerok dari lilitan utang yang mencekik AS. Tuduhan itu berulang kali dinyatakan Obama yang akhirnya berhasil mengeruk suara signifikan dan mengantongi tiket ke Gedung Putih.
Richard Haas, Kepala Dewan Hubungan Luar Negeri AS mengenai utang pemerintah federal mengatakan, "Beban utang yang ditanggug pemerintah sudah sampai ke angka sangat fantastis dan tertinggi sepanjang sejarah. AS tidak akan mampu melunasi seluruh utangnya ini." (irib/mj)
Comments (3)
-
|2011-03-29 06:01:56 Yudistira
Amerika banyak hutang,ya g'pa2. Siapa juga yg berani nagih?....tinggal ditakut2i dengan embargo,sangsi pembekuan aset,yg ngutangi ciut duluan nyali nya.....
-
|2011-03-29 21:21:31 Muslim - Sama RRC berani?
Bung Yudistira,
kalau sama RRC berani gak yakh nakut2in atau embargo, atau pembekuan aset? Lha kalu amrik setan dikencingi sama semua penduduk RRC bareng2 (termasuk bayi), rak amrik hilang dari muka bumi, sih?
-
|2011-04-25 07:12:55 Anonymous
amerika hutangnya terbanyak, di pancing2 cina amerikasupaya boros mengeluarkan anggaran belanja militer,amerika perang di-mana2,gila puji dan hormat dipanas2in cina hingga amerika jadi negara penuh hutang,untuk bayar hutangnya amerika jual2 saham pabrik mobil2nya,dan menarik pajak warga2nya lama2 amerika akan rusak sendiri dari dalam, kenyataannya sekarang cina yg maju jadisuper power dunia ini yg namanya perang strategy ekonomi cina hebat dam menang,sekarang cina negara hutangnya palingsedikit,tapi industrinya maju baik militer dan segala bidang di dunia....harus diakui
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...