|
Friday, 21 November 2008 |
|
TABLOID SUARA ISLAM EDISI 55, Tanggal 21 Nopember - 5 Desember 2008 M/22 Dzulqo’dah-7 Dzulhijjah 1429 H Pagi itu Ahad, (9/11) November 2008, sekitar pukul 05.30 wib., saya ditelpon Ketua MUI KH Ahmad Cholil Ridwan yang menanyakan rombongan mana yang mau bertakziyah ke Banten, rumah Imam Samudera, salah satu di antara ketiga terpidana mati kasus Bom Bali yang dieksekusi pada pagi dini hari itu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Friday, 21 November 2008 |
|
TABLOID SUARA ISLAM EDISI 55, Tanggal 21 Nopember - 5 Desember 2008 M/22 Dzulqo’dah-7 Dzulhijjah 1429 H Tersiar kabar bahwa eksekusi trio bom Bali mengahabiskan dana puluhan miliar rupiah. Benarkah duit itu sumbangan Australia? |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Friday, 21 November 2008 |
|
TABLOID SUARA ISLAM EDISI 55, Tanggal 21 Nopember - 5 Desember 2008 M/22 Dzulqo’dah-7 Dzulhijjah 1429 H Begitu foto wajah Imam Samudera beredar di internet setelah hanya selang sehari pasca eksekusi, kegemparan langsung merebak. Situs Arrahmah.com langsung down gara-gara begitu banyak orang yang mencoba masuk ke situs yang menampilkan gambar lelaki bernama lain Abdul Azis itu. Maklumlah, dari foto yang diambil saat jenazah sang mujahid itu tiba di rumah isterinya itu, ummat dapat menyaksikan betapa wajah Imam Samudera tampak bersih, teduh dan damai, seperti orang yang sedang tidur.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Friday, 21 November 2008 |
|
TABLOID SUARA ISLAM EDISI 55, Tanggal 21 Nopember - 5 Desember 2008 M/22 Dzulqo’dah-7 Dzulhijjah 1429 H Dalam waktu enam tahun, Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudera menempuh perjalanan menuju panggilan Allah SWT. Dengan niat memerangi Amerika Serikat dan sekutunya dengan serangan bom di jalan Legian, Kuta, Bali, mereka akhirnya menemui syahid di ujung peluru eksekutor dari anggota regu Korps Brimob Polda Jawa Tengah. Inilah perjalanan mereka selama 6 tahun itu : |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Friday, 21 November 2008 |
|
TABLOID SUARA ISLAM EDISI 55, Tanggal 21 Nopember - 5 Desember 2008 M/22 Dzulqo’dah-7 Dzulhijjah 1429 H Ahad dini hari, 9 Nopember lalu, Amrozi, Mukhlas dan Imam Samudera sebagai pelaku peledakkan bom Bali I, 2002 yang menewaskan hampir 200 warga kulit putih itu telah dieksekusi di suatu tempat yang tidak jauh dari penjara Nusakambangan, Jateng. Kejaksaan memerintahkan tim ragu tembak agar melaksanakan eksekusi itu setelah upaya hukum berupa PK yang diajukan Tim Pembela Muslim dan keluarganya ditolak oleh Presiden SBY. Hanya dalam hitungan detik setelah peluru maut itu menembus jantung ketiganya, malaikat maut segera melapaskan roh dari jasadnya untuk kembali menuju Sang Pencipta, Allah Subhanahu wata'ala. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 230 |