|
Sunday, 16 November 2008 |
|
Oleh Amran Nasution (Direktur Institute for Policy Studies, Jakarta) Presiden Amerika terpilih Barack Hussein Obama akan menutup penjara Guantanamo, menarik pasukan dari Iraq, dan berunding dengan Iran. Tapi di Amerika sendiri kalangan aktivis HAM menuntut Obama memeriksa dan mengadili Georga Bush untuk berbagai kejahatan yang ia lakukan. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Saturday, 08 November 2008 |
|
Oleh Ahmad Sumargono (pendiri Partai Bulan Bintang kini kandidat doktor bidang Politik Pemerintahan dari Universitas Padjadjaran Bandung)
Setelah Rejim Reformasi berlangsung lebih satu dekade, posisi umat Islam justru mandeg kalau tidak malah terpuruk. Sungguh ironis, aspirasi Islam pun semakin susah dicapai, hampir di semua bidang kehidupan : Politik, ekonomi, budaya, ajaran agama, dan hak-hak umat paling mendasar. Padahal sepanjang sepuluh tahun usia reformasi ini berbagai jabatan penting negara mulai presiden, ketua MPR, Ketua MK dan jabatan strategis lainnya justru dijabat sejumlah tokoh-tokoh Islam sendiri. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Tuesday, 21 October 2008 |
"Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (uca-pan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. Dialah yang Telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenang-kanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.” (At Taubah: 32-33) |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Monday, 15 September 2008 |
Oleh: Henri Shalahuddin, MA (Peneliti INSISTS)
Bagi sejumlah kalangan liberal radikal, HAM selalu dijadikan tameng pembenar untuk mendobrak segala peraturan yang telah mapan. Meskipun pada dasarnya, tindakan anti kemapanan ini juga tergolong bentuk lain dari pemapanan. Dalam kehidupan beragama misalnya, HAM seolah-olah dijadikan hakim tertinggi untuk menilai validitas sebuah agama dan pembatas ruang geraknya, terlebih jika terkait dengan ruang publik. Sebab bagi kalangan liberal yang kafah, akal kolektif telah menggeser kedudukan Tuhan. Agama yang merupakan manifestasi ajaran Tuhan digugat oleh para pemikir post-modern dengan cara mereduksi makna nilai yang dipandang absolut oleh masyarakat, sehingga agama sebatas menjadi urusan individu. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Tuesday, 02 September 2008 |
|
Oleh Drs Tabrani Syabirin, MA (Bendahara Umum Dewan Masjid Indonesia)
Melaksanakan ibadah puasa Ra-madhan termasuk rukun Islam yang ketiga. Setelah mengakui keesaan Allah SWT dan segala esensi yang melekat pada diriNya, lalu melaksanakan shalat. Setelah berpuasa ada kewajiban membersihkan harta dengan berzakat, dan melaksanakan ibadah haji. Dengan lima pondasi ini bangunan keislaman akan kokoh. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 11 |