Internasional

Arab, Bola dan Nasib Umat Islam

, 11/11/2009 08:23:21

altSebulan yang lalu berita cukup menghebohkan datang dari Saudi Arabia. Saat itu Pangeran Saudi Arabia mengkonfirmasi ia tengah berencana membeli setengah kepemilikan Liverpool, sebuah klub sepakbola elit asal Inggris. Figur yang dimaksud yakni Pangeran Faisal bin Fahd bin Abdullah Al Saud. Kepada harian Saudi, Al Riyadh, Pangeran Faisal berkata: “Kami berniat membeli 50 persen saham klub (Liverpool).”

Berita ini melengkapi daftar panjang konglomerat Arab yang 'gila bola'. Sebelumnya, sejak 26 Mei 2009 yang lalu sosok konglomerat asal Uni Emirat Arab, Sulaiman Al-Fahim, secara resmi telah diumumkan sebagai pemilik Portsmouth.

Al-Fahim menjadi konglomerat UEA kedua yang menjadi pemilik klub di Liga Primer setelah Sheikh Mansour bin Zayed Al-Nahyan pada tahun lalu lebih dulu memiliki Manchester City. Al-Fahim menggantikan posisi Alexandre Gaydamak asal Rusia yang telah bercokol di Fratton Park sejak 2006.

Pembaca yang budiman, membeli sebagian besar saham itu berarti memiliki, dan itu artinya menyangkut uang ratusan juta dollar. Jika Manchester City dijual dengan harga Rp, 2,8 trilyun, dan Portsmouth ditebus dengan uang Rp. 986,7 milliar, maka Liverpool diperkirakan akan dialih-tangan dengan kisaran harga Rp. 5,15 triliun!. Jumlah yang fantastis.

Pertanyaannya sekarang adalah mengapa para penguasa dan

Israel Membeli 25 Jet Tempur F-35 dari AS

, 11/11/2009 03:15:19

altAS menandatangani kontrak pembelian pertama pesawat F-35 dengan Rezim Zionis Israel. Berdasarkan draft kontrak pembelian yang ditandatangani Departemen Pertahanan AS, Rezim Zionis Israel membeli 25 pesawat tempur F-35 dari perusahaan Lockheed Martin.

Menurut sejumlah sumber pemberitaan, Perdana Menteri rezim Zionis Israel, Benyamin Netanyahu dalam pertemuannya dengan Presiden AS, Barack Obama, hari Senin (9/10) di Washington seraya menekankan tuntasnya kontrak pembelian pesawat tempur F-35, juga mengaku khawatir akan penundaan kontrak tersebut. Berdasarkan laporan tersebut, Netanyahu menuntut Obama supaya tidak menjual pesawat itu ke satupun negara di Timur Tengah.

Sementara itu, Kantor Berita AFP dan Reuters melaporkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, hari Senin, meninggalkan Gedung Putih tanpa disertai Obama, setelah menghabiskan waktu satu jam empat-puluh menit dalam pertemuan tersebut. (irib)

Kondisi Guantanamo

, 10/11/2009 04:50:39

altPada malam itu Barack Obama memenangkan pemilihan presiden 2008, Mohammed el Gharani, 21 tahun, sedang duduk di sebuah sel terpisah di Teluk Guantanamo di Blok Echo dengan keamanan tinggi. Ia mengingat kegembiraan di antara sesama tahanan, mereka seolah melihat masa depan dengan terpilihnya obama sebagai presiden .

"Semua orang sangat penuh harapan; banyak orang mengatakan ia akan mengubah keadaan, bahwa ia akan menutup penjara,"

Hamas nadi bangsa Arab dan Islam

, 10/11/2009 03:50:37

altMoussa Abu Marzouq wakil direktur biro politik Hamas mengatakan Gerakan Perlawanan Islam adalah denyut nadi dari negara-negara Arab dan Islam.

Hal ini karena Hamas adalah pelopor utama perlawanan terhadap pendudukan Zionis dan tetap bersikeras memperjuangkan tuntutan bangsa Palestina, dalam sebuah pidato di Damaskus Moussa Abu Marzouq mengatakan mengenai perkembangan terakhir di Palestina, bahwa Hamas mempertimbangkan kepentingan rakyat Palestina ketika memutuskan untuk melakukan perlawanan.

Pejabat Hamas juga mencatat bahwa banyak upaya dilakukan untuk menghidupkan kembali perlawanan di Tepi Barat meskipun dihimpit oleh Israel dan oposisi otoritas Ramallah.

Abu Marzouk menyatakan bahwa Hamas telah memainkan peran utama dalam menggali terowongan di bawah perbatasan Rafah sebagai bagian dari upaya untuk menyediakan makanan dan pakaian warga Gaza.

Hamas secara resmi bersikeras bahwa Kepala Otorita Palestina Mahmoud Abbas harus berusaha dan bertindak untuk meyakinkan Israel agar mengizinkan masuknya kebutuhan sehari-hari rakyat dan harus berusaha untuk mencegah serangan-serangan Israel di terowongan Gaza.

PM Inggris: Misi Afghan Terus Berlanjut

, 07/11/2009 03:03:22

altPerdana Menteri Inggris Gordon Brown mengatakan Inggris tidak akan pergi begitu saja dari misi di Afghanistan meskipun tentaranya menghadapi resiko. Demikian dikatakan Gordon Brown, seperti dirilis oleh situs berita BBC, Jumat (6/11).

Komentar itu muncul setelah lima tentara Inggris tewas di Helmand hari Selasa oleh seorang polisi yang dilatih pasukan Inggris.

Perdana Menteri Brown akan mengatakan pelatihan ini harus dilanjutkan dengan alasan inilah yang membedakan tentara pembebasan dari tentara pendudukan.

Dalam pidatonya dia akan berjanji Inggris "tidak akan pergi begitu saja". Pidatonya akan berlangsung dalam perdebatan di Majelis Tinggi Parlemen Inggris mengenai kondisi pasukannya disana.

Jenderal Inggris paling senior di Afghanistan, Jim Dutton mengatakan kepada BBC pembunuhan lima tentara di Propinsi Helmand hari Selasa "mungkin bukan yang terakhir" dari "kekejaman" ini.

Sementara itu, anggota parlemen dari Partai Buruh dan mantan menteri di Departemen Luar Negeri Kim Howells mengatakan tentara Inggris harus ditarik.

Tapi pemerintah Inggris bersikukuh dengan alasan misi Afghanistan penting dalam menjamin Al Qaeda tidak meningkatkan kekuatannya dan oleh karena itu akan membantu mengembangkan pertahanan Inggris melawan serangan teroris.

Pada hari Kamis, seorang serdadu Inggris juga tewas

Pengacara untuk Karadzic 'Si Pembantai Umat Islam Bosnia'

, 06/11/2009 12:10:06

altPengadilan Kejahatan Perang Internasional di Den Haag mengangkat seorang pengacara untuk mewakili Radovan Karadzic, pembantai umat Islam Bosnia. Tugas pengacara ini adalah mewakili mantan pemimpin Bosnia Serbia yang berusia 64 tahun tersebut bila dia tidak muncul di persidangan.

Majelis hakim juga menunda persidangan hingga 1 Maret guna memberikan pengacara tersebut waktu untuk mempersiapkan diri.

Karadzic - yang mewakili dirinya sendiri - muncul di persidangan pertama kalinya hari Selasa setelah memboikot awal sidang minggu lalu.

Dia mengatakan dirinya tidak bersalah atas 11 tuduhan kejahatan perang yang dijatuhkan terhadapnya berkenaan dengan perang Bosnia tahun 1992-1995, namun tidak mau memberi pernyataan resmi.

Karadzic ditangkap di Beograd pada tahun 2008, setelah hampir 13 tahun bersembunyi. Ia adalah pelaku utama genosida terhadap umat Islam Bosnia.

Selama berkuasa, Karadzic adalah presiden Republik Bosnia Serbia yang didirikan tanpa pengakuan internasional, dan menjadi komandan militer dalam konflik Bosnia yang menyebabkan lebih dari 100 ribu orang muslim tewas.
(bbc/shodiq ramadhan)

Kamp Pengungsi Afghanistan diserbu, Dua Anak Tewas

, 06/11/2009 07:36:42

altIslamabad - Pasukan keamanan Pakistan menggerebek Shamshato, sebuah kamp pengungsi Afghanistan di dekat kota barat laut Peshawar. “Mereka membunuh dua anak ketika mereka menembaki para pengungsi”, ujar seorang pengungsi. Sumber-sumber resmi mengatakan mereka memasuki kamp untuk menangkap beberapa tersangka setelah menerima menerima informasi dari intelegent yang mereka bersembunyi di dalam kamp.

Para pengungsi, tidak dapat diidentifikasi, kata tentara Pakistan. Pasukan militer, dan polisi memasuki kamp Shamshato pada suatu pagi, dan menangkap orang-orang yang sedang sholat subuh. Dia mengatakan pasukan Pakistan memasuki kamp dengan 100 kendaraan termasuk kendaraan lapis baja.

Pengungsi menuduh bahwa pasukan memasuki rumah-rumah dan mulai menangkapi orang-orang. Langkah ini ditentang oleh para narapidana. Dia mengatakan ribuan anak-anak melemparkan batu ke arah pasukan Pakistan dan pasukan menembaki anak-anak yang marah.

"Dua anak Tariq 13 tahun dan Inamullah 15 tahun tewas, dan empat anak-anak lain luka-luka"

Italia Jatuhkan Vonis Penjara Puluhan Agen CIA

, 05/11/2009 13:30:51

altSebanyak dua puluh tiga orang agen CIA dan dua orang warga Italia dinyatakan bersalah di Pengadilan Italia karena telah melakukan penculikan terhadap warga Mesir dalam operasi rendisi.

Warga Mesir yang diculik itu adalah Osama Mustafa Hassan. Abu Omar, panggilan akrabnya, adalah seorang ulama kelahiran Mesir yang tinggal di Milan.

Penculikan Abu Omar dilakukan pada Februari 2003. Dia diculik di jalan pada siang hari kemudian diterbangkan ke Jerman dan kemudian ke Mesir. Dia ditahan selama empat tahun dan selama masa penahanan itu dia mengaku mengalami penyiksaan.

Para agen yang dinyatakan bersalah itu antara lain Robert Lady, mantan kepala CIA di Milan. Dia dijatuhi hukuman penjara delapan tahun, sedangkan para agen Amerika lainnya dijatuhi hukuman penjara lima tahun.

Semua warga Amerika itu diadili secara in-absensia. Sebab Amerika Serikat telah menolak mengekstradisikan mereka ke Italia.
(bbc/shodiq ramadhan)

Ashkenazi : Pertempuran Mendatang Meliputi Gaza dan Sekitar

, 04/11/2009 07:37:34

altKepala Staf Militer Zionis, Jenderal Gaby Ashkenazi mengungkapkan keyakinanya bahwa pertempuran mendatang yang akan digelarkan Militer Zionis, akan meliputi Gaza dan sekitarnya.

Dalam pidatonya saat acara wisuda latihan angkatan darat Zionis, Selasa (3/11) Ashkenazi mengatakan, militer Zionis akan kembali menghadapi tembakan roket yang lebih dahsyat lagi. Pertempuran kota dan daerah akan kembali pecah. Termasuk di masjid-masjid, lapangan, tempat bermain anak-anak, sekolah dan lainya. Karena musuh kita menginginkan seperti ini”, ungkapnya.

Ashkenazi menambahkan, militer Israel akan memberikan dukungan penuh pada semua komandan Zionis untuk melakukan tindakan apapun, terkait dengan laporan Goldstone yang telah mengungkap kejahatan perang di Gaza. Ia berpesan pada serdadunya, “besok saat kalian menjalankan tugas, kalian harus tahu bahwa kalian akan menghadapi rintangan serupa. Tapi jangan khawatir militer berada dibelakang kalian. Kalian harus percaya dengan kekuatannya.

Kami ingatkan, perdana menteri Israel, Benyamin Netanyahu telah membentuk tim baru untuk membahas serangan balik bagi laporan Goldstone. Kalian harus tahu, bahwa kalian akan menghadapi musuh yang menjadikan anak-anak sebagai tameng hidup, tukasnya.

Sebelumnya, kepala intelijen Zionis, Amos Yedlen Senin (2/11) mengatakan, gerakan Hamas telah melakukan percobaan sukses menembakan roketnya yang berjarak tempuh 60 km

Konflik Pakistan

, 03/11/2009 23:13:58

alt Amerika memperluas arena perang Afghanistan sampai ke Pakistan. Dua negeri Muslim itu terus diobok-obok sampai terjadi perang saudara sesama Muslim Afghanistan-Taliban-Pakistan. Dicurigai dibalik ini semua ada agenda salibis.

Shabab Al Mujahidin Tutup 3 Organisasi Wanita

, 03/11/2009 08:54:46

alt Kelompok pejuang Somalia, Shabab Al Mujahidin

Bom Meledak Di Peshawar Sambut Kedatangan Hillary

, 29/10/2009 10:25:59

altSerangan masif militer Pakistan ke markas pejuang Thaliban di Waziristan Selatan berbalas. Kemarin sebuah bom mobil berkekuatan besar menghajar pasar Kota Peshawar dan menewaskan sedikitnya 91 orang dan melukai 213 lainnya.

Peshawar terletak di pinggiran Provinsi Perbatasan Barat Laut, provinsi yang memisahkan Pakistan dari Afghanistan. Di provinsi itu pula Waziristan Selatan berada. Serangan kemarin (28/10), tampaknya, sengaja diatur berbarengan dengan kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton di Islamabad yang terletak tiga jam perjalanan darat dari Peshawar. Yang lebih memalukan bagi Pakistan, istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu datang untuk memperteguh jalinan kerja sama dua negara dalam memerangi terorisme.

Ledakan bom mobil kemarin merupakan serangan paling mengerikan yang melanda Peshawar bulan ini. Meski belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut, pemerintahan Presiden Asif Ali Zardari meyakini Thaliban sebagai dalangnya. Mereka diduga melancarkan serangkaian serangan balas dendam karena pasukan pemerintah, dengan dukungan militer AS, mengobrak-abrik markas mereka.

Hillary -yang tiba beberapa jam sebelum ledakan ikut mengecam serangan tersebut. "Saya mengutuk serangan nekat dan brutal yang menewaskan orang-orang tak berdosa serta meneror masyarakat ini. Amerika Serikat akan membantu rakyat Pakistan. Kami akan memberikan yang Anda butuhkan," paparnya dalam jumpa pers di Islamabad seperti dikutip Associated Press.

Lebih lanjut, politikus 62 tahun tersebut menegaskan bahwa AS akan selalu mendukung Pakistan dalam kondisi apa pun. Terutama, dalam perang melawan Taliban. "Saya ingin Anda semua tahu, Pakistan tidak sendiri dalam pertempuran ini. Ini juga pertempuran kami (AS)," ungkapnya.

Kartunis Denmark Kembali Jaili Islam

, 29/10/2009 09:01:09

altKurt Westergaard, kartunis di surat kabar Jylland Posten Denmark

Lagi, Delapan Tentara AS Tewas di Afghanistan

, 28/10/2009 10:43:56

alt Afghanistan benar-benar menjadi kuburan massal bagi tentara Amerika Serikat. Dua hari secara beruntun puluhan prajurit tewas. Senin (26/10) sebanyak 14 prajurit AS dan sejumlah agen narkotika tewas dalam kecelakaan helikopter.

Precision rudal Iran mendekati 100%

, 28/10/2009 04:12:02

altSeorang pejabat senior Iran Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam mengatakan ketepatan rudal Iran telah meningkat menjadi hampir "100 persen".

Para Ahli teknologi Iran telah mengakhiri monopoli